Senin, 08 Desember 2014

Kumpulan Doa dan Muhasabah Ustad Yusuf Mansur

Posted by jainuddin  |  at  08.57


( MUHASABAH ) HATI BERCAHAYA DIMALAM HARI - Orang yang tamak terhadap kenikmatan dunia, niscaya ia tidak akan makan melebihi rizki yang telah Allah tuliskan untuk dirinya. Ia akan mendapatkan tiga sifat keburukan; engkau senantiasa melihatnya tidak pernah bersyukur atas pemberian Allah kepadanya, tidak pernah menyumbangkan (menginfakkan) sedikit pun kenikmatan dunia yang dikaruniakan Allah kepadanya dan ia senantiasa sibuk serta mencapekkan dirinya dalam mengejar rizki yang tidak Allah tetapkan untuk dirinya, sampai-sampai ia tidak sempat beramal untuk agamanya." Banyaknya orang yang sedih karena hartanya berkurang, kenapa ia tidak bersedih karena umurnya berkurang?"

دَوَاءُ اْلقَلْبِ خَمْسَةُ أَشْيَاءٍ، قِرَاءَةُ اْلقُرْآنِ بِالتَّفَكُّرِ، وَخَلاَءُ اْلبَطْنِ وَقِيَامُ اللَّيْلِ، وَالتَّضَرُّعُ عِنْدَ السَّحَرِ، وَمُجَالَسَةُ الصَّالِحِينَ.

"Obat penyakit hati itu ada lima perkara; membaca Al-Qur'an dengan merenungkan maknanya, berpuasa, shalat malam, meminta ampunan Allah di waktu sahur dan berteman dengan orang-orang shalih."

كَيْفَ أَمْتَنِعُ بِالذَّنْبِ مِنْ رَجَائِكَ وَلَا أَرَاكَ تَمْتَنِعُ لِلذَّنْبِ مِنْ عَطَائِكَ

"(Ya Allah) Bagaimana saya tidak akan berharap kepada-Mu meski aku banyak berbuat dosa, sedangkan Engkau tidak enggan memberiku karunia meski aku banyak berbuat dosa?"

يَا ابْنَ آدَمَ لَا يَزَالُ دِينُكَ مُتَمَزِّقًا مَا دَامَ الْقَلْبُ بِحُبِّ الدُّنْيَا مُتَعَلِّقًا

"Wahai manusia, agamamu akan senantiasa tercabik-cabik selama hatimu senantiasa lengket dengan cinta kepada dunia."

لَا تَسْتَبْطِئِ الْإِجَابَةَ وَقَدْ سَدَدْتَ طُرُقَاتِهَا بِالذُّنُوبِ

"Janganlah engkau menganggap Allah lambat mengabulkan doamu, padahal engkau telah menutupi jalan-jalan terkabulnya doa dengan dosa-dosamu." 

{ Bahan Muhasabah }


Muhasabah ( Taubat Menghisab Diri Menghitung Amal )
Marilah sejenak kita intropeksi diri, berfikir dan bermuhasabah

USTAD YUSUF MANSUR

Bagian 1

By Ustadz Yusuf Mansur
updated : 2009-06-26

Bismillaahirrahmaan irrahiim. Allaahumma shalli wasallim wabaarik ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa aali sayyidinaa Muhammadi. Astaghfirullahal a’dzhiim wa atuubu ilaih.

Ya Allah, selamatkanlah kami semua dari semua dosa dan perbuatan kami sendiri. Selamatkanlah dari kehinaan dan permaluan. Selamatkanlah dari fitnah dunia dan segala apa yang membahayakannya. Ya Allah, Engkau yang menahan sesuatu dan menjaganya. Engkau jugalah pemilik segala pertolongan yang kami-kami butuhkan. Semua beban kami, kesulitan kami, kesusahan kami, hanya Engkau yang mampu mengatasinya. Hanya Engkau ya Allah. Tidak ada selain Engkau yang mampu menolong kami. Tidak ada satupun pertolongan manusia bisa menolong kami jika Engkau tiada menghendakinya. Dan tidak ada satupun bahaya menimpa kami jika Engkau juga tiada mengizinkannya. Ya Allah, terlalu kecil semua urusan kami buat-Mu. Bahkan semua urusan manusia jika dikumpulkan dan dihadapkan pada-Mu, juga teramat kecil. Tiadalah salah kami yang lemah ini bener-benar bergantung kepada-Mu. Jika ada dosa kami, maka ampunilah ya Allah. Jangan sampai dosa kami menyengsarakan kami dunia akhirat. Dan jika ada kebaikan dari diri kami, mudah-mudahan ia mencukupi buat diri kami mendapatkan rahmat-Mu. Wahai yang maha pengasih dan yang maha peyayang, sungguh kami sangat berhajat akan pertolongan- Mu. Ya Allah, betapa kami-kami ini sudah menjadi hamba-Mu yang lalai dan lalai terus. Diberi sedikit nikmat saja, sudah lari kami menjauh dari diri-Mu. Adalah pantas jika kemudian kesusahan dan kesulitan kembali Engkau hidangkan di kehidupan kami. Ya Allah, kami pahami semua kesulitan kami adalah sebuah bentuk Kasih Sayang-Mu terhadap kami. Engkau tidak menghendaki kami susah di negeri yang kami tidak bisa lagi kembali. Engkau menghendaki kami bertaubat dan meniti jalan lagi kembali menuju diri-Mu. Ya Allah, bimbinglah kami agar kami bisa menemukan mutiara di balik semua kesusahan kami. Penuhi hati kami dengan kesabaran, keikhlasan menjalani hidup, dan niatan yang kuat untuk memenuhi hidup kami dengan ibadah kepada-Mu. Ya Allah, kepada siapa lagi kami mengadu jika
bukan pada-Mu. Kepada siapa lagi kami bersandar jika bukan pada-Mu. Kepada siapa lagi kami berlindung dari segala ketakutan dan kegelisahan kami, jika bukan kepada-Mu. Tunjukkan segala jalan buat kami untuk mendapatkan ridha-Mu dan Pertolongan- Mu. Ya Allah, sesiapa yang membaca doaku ini, lalu ia menambahinya dengan apa-apa yang menyesakkan dadanya, kabulkanlah. Sesiapa yang membaca doa ini, dan kemudian ia menambahi dengan apa yang memusingkannya, dan dengan apa yang menjadi hajatnya, kabulkanlah ya Allah. Engkau betul-betul Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tidak ada yang tidak mungkin bagi diri-Mu. Kekuasaan-Mu tiada berbatas dan tiada bertepi.
Laa hawla walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘adzhiem, washallallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shohbihii ajma’iin, walhamdulillaahi robbil ‘aalamiin.

Yth., jamaah sekalian, saya mohon munajat ini untuk disebar/diteruskan lagi baik via email, komunitas facebook, posting blog, dan lain sebagainya. Terima kasih.


4

Bagian 2


Bismillaahirrahmaanirrahiim. Allaahumma shalli
wasallim wabaarik ‘alaa sayyidinaa Muhammadin
wa ‘alaa aali sayyidinaa Muhammadi.
Astaghfirullahal a’dzhiim wa atuubu ilaih.

Ya Allah, selamatkanlah kami semua dari semua
dosa dan perbuatan kami sendiri. Selamatkanlah
dari kehinaan dan permaluan. Selamatkanlah dari
fitnah dunia dan segala apa yang
membahayakannya.

Ya Allah, Engkau yang menahan sesuatu dan
menjaganya. Engkau jugalah pemilik segala
pertolongan yang kami-kami butuhkan. Semua
beban kami, kesulitan kami, kesusahan kami,
hanya Engkau yang mampu mengatasinya.
Hanya Engkau ya Allah. Tidak ada selain Engkau
yang mampu menolong kami. Tidak ada satupun
pertolongan manusia bisa menolong kami jika
Engkau tiada menghendakinya. Dan tidak ada
satupun bahaya menimpa kami jika Engkau juga
tiada mengizinkannya.

Ya Allah, terlalu kecil semua urusan kami buat-
Mu. Bahkan semua urusan manusia jika
dikumpulkan dan dihadapkan pada-Mu, juga
teramat kecil. Tiadalah salah kami yang lemah ini
bener-benar bergantung kepada-Mu. Jika ada
dosa kami, maka ampunilah ya Allah. Jangan
sampai dosa kami menyengsarakan kami dunia
akhirat. Dan jika ada kebaikan dari diri kami,
mudah-mudahan ia mencukupi buat diri kami
mendapatkan rahmat-Mu.
Wahai yang maha
pengasih dan yang maha peyayang, sungguh
kami sangat berhajat akan pertolongan-Mu.

Ya Allah, betapa kami-kami ini sudah menjadi
hamba-Mu yang lalai dan lalai terus. Diberi sedikit
nikmat saja, sudah lari kami menjauh dari diri-
Mu. Adalah pantas jika kemudian kesusahan dan
kesulitan kembali Engkau hidangkan di kehidupan
kami.

Ya Allah, kami pahami
semua kesulitan kami
adalah sebuah bentuk Kasih Sayang-Mu terhadap
kami. Engkau tidak menghendaki kami susah di
negeri yang kami tidak bisa lagi kembali. Engkau
menghendaki kami bertaubat dan meniti jalan lagi
kembali menuju diri-Mu.

Ya Allah, bimbinglah kami agar kami bisa
menemukan mutiara di balik semua kesusahan
kami. Penuhi hati kami dengan kesabaran,
keikhlasan menjalani hidup, dan niatan yang kuat
untuk memenuhi hidup kami dengan ibadah
kepada-Mu.

Ya Allah, kepada siapa lagi kami mengadu jika
bukan pada-Mu. Kepada siapa lagi kami bersandar
jika bukan pada-Mu. Kepada siapa lagi kami
berlindung dari segala ketakutan dan kegelisahan
kami, jika bukan kepada-Mu.
Tunjukkan segala jalan buat kami untuk
mendapatkan ridha-Mu dan Pertolongan-Mu.

Ya Allah, sesiapa yang membaca doaku ini, lalu ia
menambahinya dengan apa-apa yang
menyesakkan dadanya, kabulkanlah. Sesiapa
yang membaca doa ini, dan kemudian ia
menambahi dengan apa yang memusingkannya,
dan dengan apa yang menjadi hajatnya,
kabulkanlah ya Allah.
Engkau betul-betul Maha Kuasa atas segala
sesuatu. Tidak ada yang tidak mungkin bagi diri-
Mu. Kekuasaan-Mu tiada berbatas dan tiada
bertepi.
Laa hawla walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil
‘adzhiem, washallallaahu ‘alaa sayyidinaa
Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shohbihii
ajma’iin, walhamdulillaahi robbil ‘aalamiin.
================================================
Rabb.... Karena ketidaktahuan kami, setiap
kesulitan kami anggap sebagai ujian dari-Mu.
Padahal itu kami tahu sebagai akibat perbuatan
salah kami...

Rabb... Engkau Maha Pengampun. Apapun
kesalahan kami, apapun dosa kami, Engkau
memiliki ampunan yang lebih besar dari marah-
Mu dan Engkau juga memiliki kebijaksanaan yang
tidak ada batasnya dalam melihat kesalahan dan
dosa kami...
Dengan kebijaksanaan-Mu, Engkau tidak akan
menguji dengan sesuatu yang kami tiada
sanggup menghadapinya. Dengan kasih dan
sayang-Mu, Engkau tidak akan menghukum kami
tanpa pernah memberi kesempatan kami
meminta maaf...
Berilah kami kekuatan untuk menghargai sisa
kehidupan yang akan kami jalani agar kehidupan
di masa mendatang terhiasai oleh pelangi
pascakeburaman...
Duhai yang Maha Tahu, hamba sering
menyalahkan orang lain, menyalahkan keadaan,
dan menyalahkan setan ketika keterpurukan atau
ketersudutan sedang hamba alami. Padahal,
kemungkinan terbesar adalah karena kebodohan
hamba yang menjadikan nafsu sebagai penguasa
hati dan pengendali pikiran...

Duhai yang Maha Pemberi Maaf, hamba tidak
memohon dikembalikan kesenangan dulu
meskipun hati kecil hamba penuh harap. Hamba
hanya berharap adanya ampunan untuk hamba.
Hamba percaya, setelah adanya pengampunan
dari Engkau, Tuhan yang Maha Luas
Pengampunannya, pintu kesenangan akan
terbuka lagi dengan sendirinya...
Begitu mudahnya ya Rabb, permasalahan demi
permasalahan menyentuh kehidupan hamba...
Permasalahan yang berujung pada sakit secara
fisik dan mental...
Adakah Engkau hilangkan perlindungan-Mu?
Adakah Engkau hilangkan penjagaan-Mu?
Rasanya tidak...
Melainkan hamba sendiri yang membuat dinding
bagi kehadiran rahmat-Mu, kehadiran kasih
sayangMu..
Demi dzat Mu yang Maha Membuka pintu maaf
dan ampunan, tiada perbuatan salah hamba yang
tak Engkau Maafkan. Engkau Maha Pengampun
lagi Maha Pemaaf...

Wahai Pemilik Semangat, hibur kami dengan
jutaan harapanMu yang tak pernah bohong...
Hiasi mata kami dengan pandangan cinta dan
kasih sayangMu...
Jauhkan kamu dari keinginan singkat dan hawa
nafsu yang negatif...

Wahai Pemilik segala kekuatan, kuatkan hati kami
siang dan malam kehidupan yang kami lalui...
Kehendak ada padaMu, juga keridhoan dan
ampunan. Segalanya ada padaMu...

Rabb...
Manusia menjadi terhormat karena ia bisa
menjaga kehormatannya...
Manusia menjadi tinggi derajatnya karena ia
menjaga ketinggian derajatnya...
Inilah sebuah keharusan bagi manusia, namun
kemudian akal dan hati hamba -sebagai manusia
- hamba tawan karena diri hamba dikuasai nafsu
dan keinginan singkat...
Penjagaan akan kehormatan dan ketinggian
menjadi hilang...
Lalu, kehidupan hamba lalui sebagai manusia hina
dan penuh persoalan...

Rabb...
Bilakah hamba punya umur yang cukup untuk
memetik pelajaran darinya?
Hanya Engkau yang tahu dan kuasa
mewujudkannya...
Ya Alloh, dalam perjalanan pasca pertobatan,
kutemukan kembali orang-orang yang menangis
lantaran perbuatanku...
Kutemukan kembali orang-orang yang kecewa
dengan perbuatanku...
Ya Alloh, mengapa masih kuperturutkan nafsu
dan kujadikan ia imam bagi kehidupanku?
Kesulitan kembali di depan mata dan keburukan
kembali mengintai kehidupanku...

Ya Alloh, bilakah aku menjadi manusia yang
hidup tanpa hati yang hidup?
Ya Alloh, bilakah semua tulisanku hanya menjadi
cahaya bagi yang lain? sedangkan aku terlelap
dalam kehinaan...

Ya Alloh, jangan biarkan aku merugi karena
perbuatanku. Jangan biarkan kekhawatiranku
terwujud. Berikanlah lagi dan lagi, ampunan dan
maaf-Mu untukku...
Ya Alloh, jagalah kehidupanku dengan
keistiqomahan yang sempurna...
Sebentar baik sebentar berubah jahat kembali
adalah bukan keinginanku. Peliharalah aku dari
kefasikan dan kemunafikan...
Ya Alloh, penyerahan nasib kembali mulai
kudendangkan, kepada Engkau Dzat yang Maha
Segala...
Rabb... Engkau ajarkan melalui kalam-Mu dan
kalam rasul-Mu bahwa butuh kesabaran dalam
setiap perjalanan kehidupan...
Namun engkau lihat, hamba tiada pernah bisa
bersabar...
Ketika mengejar dunia, kami mengejarnya tanpa
kesabaran...
Ketika melepas kesukaran, hamba pun berproses
tanpa senjata kesabaran...
Akhirnya, terhempas lagi dan terhempas lagi...
Semuanya menjadi buntu dan berakhir dengan
kesia-siaan...
Kiranya kilauan dunia masih membutakan hati
hamba dan kiranya pikiran singkat masih
mendominasi otak hamba...
Ya Alloh Pemilik segala hidayah, ajarkan hamba
kesabaran itu berujung pada keindahan,
ketenangan, dan kebahagiaan. Oleh karena itu
kami harus bersabar...


Bagian 3

يَا فَتَّاحُ يَا رَزَّاقُ يَا مُحَوِّلَ الۡأَحۡوَال حَوِّلۡ أَحۡوَالَنَا اِلىٰ أَحۡسَنِ الۡحَا لۡ
حَسۡبُنَا اللّٰهُ وَنِعۡمَ الۡوَكِيۡلُ نِعۡمَ الۡمَوۡلىٰ وَنِعۡمَ النَّصِيۡرَ
لاَ حَوۡلَ وَلاَ قُوَّ ةَ إِلاَّ بِا اللّٰهِ الۡعَلِـيِّ الۡعَظِيۡمِ
YAA FATTAAAH, YAA ROZZAAQ, Yaa Muhawwilal Ahwaal, Hawwil Ahwaalanaa ilaa Ahsanil Haal.
Hasbunallaah Wani'mal Wakiil, Ni'mal Maulaa Wani'mannashiir.
Laa Hawla Walaa Quwwata Illaa Billaahil 'Aliyyil 'Adzhiim.
WAHAI ALLAH YANG MAHA MEMBUKA .
(membuka apa saja. SESUAIKAN DENGAN lintasan hati, pikiran, doa, kebutuhan, keperluan,termasuk membuka hati yang beku, keras, termasuk buka pintu jodoh, pintu rizki, dll).
WAHAI YANG MAHA MEMBERI RIZKI.
WAHAI YANG MAHA MENGUBAH KEADAAN.
UBAHLAH KEADAAN KAMI, KE KEADAAN YANG LEBIH BAIK LAGI.
(Bukan saja soal ekonomi, hari2, kesulitan, kesusahan, tapi juga mengubah yang ga biasa bangun malam, jadi bisa dan biasa bangun malam. Yang biasa maksiat, jadi biasa tobat. Yang biasa bikin dosa, jadi biasa ibadah. Yang ga biasa berjamaah di masjid, jadi bisa. Yang anaknya bandel, jadi baik-baik semua anaknya. Dari suami/istri yang tidak/kurang menyenangkan hati, jadi menyenangkan/menentramkan hati. Pokoknya MENGUBAH APA AJA yang mau diubah. Termasuk ketetapan menjadi penghuni neraka, jadi penghuni surga. Keadaan-keadaan apa ketika menyebut ASMAA-UL HUSNANYA ALLAH, bikin lintasan hati, pikiran, doa, tatkala menyebutnya).
CUKUPLAH ALLAH SEBAGAI PELINDUNG, PENOLONG. TIADA DAYA UPAYA KECUALI DAYA UPAYANYA ALLAH.

Tagged as:
About the Author

Write admin description here..

3 komentar:

  1. Hatur Nuhun Kyai dan Mohon Maaf Saya mengunduh hasil karya Kyi sareng mhn pido"ana Semoga saya hajat saya hasill Aamiinn

    BalasHapus
  2. Hatur Nuhun Kyai dan Mohon Maaf Saya mengunduh hasil karya Kyi sareng mhn pido"ana Semoga saya hajat saya hasill Aamiinn

    BalasHapus
  3. Ustadz, syukron saya copi doanya

    BalasHapus

Right to Copy © 2012-2015 | Menimba Ilmu Sesuai dengan Al-Qur'an dan Sunnah Menurut Pemahaman Salaful Ummah. Sebagian besar artikel di sini merupakan tulisan orang lain, untuk itu silakan mengkopi dengan menyebutkan sumbernya. Islam Itu Indah.
Powered by Blogger. Blogger Template by Bloggertheme9
back to top